Naik Kereta Api, Tut 3x « Hildaw’s Blog

Selama di Jepang, saya beberapa kali naik kereta api. Pengalaman pertama adalah naik kereta api lokal, dari Katakyushu ke Kurosaki. Keretanya mirip dengan dummy KRL di Jakarta.
Tiket dibeli di mesin penjual tiket. Keretanya sudah tua, tetapi masih terawat dengan baik.

Katakyushu-Kurosaki ongkosnya 160 Yen. Tiket kita akan dilubangi, dan kita harus mengambil kembali tiket tersebut. Sesudah itu tiket dimasukkan ke suatu mesin di pintu masuk, dan palang akan membuka. Langkah selanjutnya adalah mencari jalur kereta tujuan. Hanya saja dalam huruf kanji, sehingga agak susah membacanya.

Sebenarnya jalur tujuan kita sudah tertulis dengan jelas dalam Вlan. Jika bingung, silakan bertanya kepada petugas di sana, tentu saja dengan bahasa Jepang. Orang Jepang biasanya antri dengan rapi di play yang nantinya pas di depan pintu masuk.
Jika sudah ketemu jalur yang tepat, saatnya menanti kedatangan kereta. Keretanya akan berhenti pas di depan play itu. Jika akan keluar dari stasiun, tiket kita harus dimasukkan ke mesin yang mirip di pintu masuk, dan tiket akan ditelan oleh mesin. Idenya sederhana, tapi kok di Indonesia tidak dijalankan ya?
Naik kereta seperti biasa sampai stasiun tujuan.

Jangan sekali-kali tidak memasukkan tiket, misalnya dengan mengikuti orang yang ada di depan kita, karena di pintu masuk dan keluar ada petugas.
Selain kereta lokal, ada juga kereta become established. Mereka berada di dalam corroborate, akan tetapi memperhatikan apa yang kita lakukan. Misalnya on the unimpaired: kamome dan Shinkansen.
Di dalam Kamome
No Responses Yet to “Naik Kereta Api, Tut 3x”
Loading.

Jarak yang ditempuh sudah antar kota, dan sangat cepat.
Leave a Reply
Click here to annul answer.

Comments are closed.